Surprise Me!

Tragedi Demo Tunjangan DPR Hingga Ahmad Sahroni Ucapkan Kata Tak Pantas ke Pendemo | KOMPAS SIANG

2025-08-30 4 Dailymotion

KOMPAS.TV - Kritik rakyat semakin terpantik saat eks Wakil Ketua Komisi Tiga Ahmad Sahroni menyebut rakyat Indonesia dengan kata-kata kurang elok lantaran ingin D-P-R R-I dibubarkan.

Gaya komunikasi beberapa anggota D-P-R memicu kritik yang berujung demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia.

Setidaknya, kurang dari sepekan, sudah ada dua kali unjuk rasa di Gedung D-P-R, yakni Senin 25 Agustus dan Kamis 28 Agustus.

Tunjangan dan fasilitas fantastis anggota D-P-R jadi pemicunya.

Besaran tunjangan perumahan, misalnya, mencapai 50 juta rupiah per bulan, dinilai tidak sensitif dan nir-empati dengan kehidupan rakyat yang harus berjuang di tengah ekonomi sulit saat ini.

Pemberian tunjangan ini juga dinilai tak sebanding dengan kinerja anggota D-P-R dalam menghasilkan produk legislasi.

Kegeraman publik akhirnya pecah dalam dua aksi demonstrasi yang berlangsung selama sepekan terakhir.

Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tengah melintas di tengah kerumunan demo, meregang nyawa saat masyarakat berjuang menyuarakan kritiknya atas sikap wakil rakyat di Senayan.

Walau Kapolri telah menyampaikan permohonan maaf, namun aksi tidak mereda.

Presiden Prabowo Subianto juga terang-terangan mengaku kecewa atas tindakan aparat dalam menyikapi unjuk rasa.

Presiden memastikan, tindakan petugas yang melampaui batas akan ditindak tegas.

#dpr #demo #ahmadsahroni

Baca Juga Pascademo Situasi Kota Bandung Kondusif, 5 Bangunan Rusak Dibakar Massa | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/614582/pascademo-situasi-kota-bandung-kondusif-5-bangunan-rusak-dibakar-massa-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/614583/tragedi-demo-tunjangan-dpr-hingga-ahmad-sahroni-ucapkan-kata-tak-pantas-ke-pendemo-kompas-siang